Minggu, 26 Februari 2012

Romantisnya George Town



Romantisnya George Town – Penang Island
Pernah dengar pameo ini : ‘City for the newlyweds and the early deads’ ? Penang menurut saya, adalah salah satu kota yang pantas mendapat julukan seperti ini. Kota-nya yang tidak terlalu besar, tenang, damai, memberikan banyak kejutan yang menyenangkan. Tetapi ini jenis kejutan yang akan menyimpan kenangan manis dalam memory kita. Berencana menikah di tahun naga ini? kenapa tidak menghabiskan bulan madu anda di kota ini? here are some place that I spot for you the newlyweds! ;)


Pesona Malam Penang Hill
Kereta ini bergerak ke atas dengan pelan, semakin lama semakin cepat dengan sudut ketinggian yang semakin curam. Saya yang memilih duduk di bagian depan kereta hanya bisa menahan napas, antara takut dan excited. Untung saja kereta ini baru direnovasi sehingga terlihat kuat dan bisa diandalkan, kalau tidak mungkin saya akan berpikiran macam-macam. Tetapi pikiran itu cepat teralihkan ketika kereta bergerak semakin ke atas, dan pemandangan indah terhampar di hadapan saya. Klik, klik! pemandangan itu pun terabadikan dalam jepretan kamera saya.

Yaa, itu sekilas adventure yang saya rasakan ketika pertama kali mencoba kereta yang baru saja direnovasi oleh tourism malaysia di Penang Hill. Sempat ditutup selama beberapa waktu, tahun 2011 kemarin kereta itu kembali dibuka untuk umum. Begitu tiba di atas bukit, kita akan disambut oleh pemandangan yang luar biasa. Pemandangan kota George Town dan Pulau Penang akan terhampar luas di hadapan kita. Penang Bridge yang terkenal itupun terlihat seperti garis tipis dari kejauhan, menghubungkan Penang dengan main insland. Di atas bukit ini pun kita akan menemukan kafe dan hotel, bagi yang berminat untuk menghabiskan waktu lebih lama di Penang Hill.




Ketika malam menjelang, langit perlahan akan berubah menjadi gelap, dan lampu-lampu kota mulai menyala. Penang Bridge pun mulai memunculkan warnanya, selintas garis kuning di atas laut yang menandakan eksistensinya. Ah! George Town dan Pulau Penang terlihat bercahaya! Indaaah sekali melihat pesona malam Pulau ini dari ketinggian. Mendadak suasana menjadi sangat romantis, melihat kilau cahaya malam kota dari ketinggian. Beberapa turis yang datang bersama pasangan, semakin dekat berpelukan. Mungkin selain udara malam yang memang cukup dingin di ketinggian, pasangan ini juga berusaha menyimpan memori romantis ini sebanyak mungkin dalam pikiran mereka. Tidak perlu berkata-kata ketika menikmati pemandangan indah seperti ini, cukup bergandengan tangan dan lihatlah senyum bahagia yang terpancar di muka pasangan. Such a romantic place to share with your beloved ones, huh?




Menuju Penang Hill ini cukup menggunakan Bus Rapid Penang no 204 dari Komtar. Tidak usah khawatir harus turun dimana, karena Penang Hill ini adalah pemberhentian terakhir. Siapkan uang pas, sebesar MYR 2.7 sebelum naik Bus ini. Ingat, uang pas ya, karena supir bus tidak akan memberikan kembalian. Nah, setelah membayar, pilihlah tempat duduk dengan nyaman, karena perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 30-40menit dari Pusat Kota. Sekedar ngopi-ngopi di kafe dengan pasangan, atau berminat untuk menghabiskan malam di hotel yang ada di Penang Hill juga bisa menjadi pilihan. Jika hanya menghabiskan waktu, belilah tiket return untuk naik dan turun dengan kereta, sebesar MYR 30RM (adults) dan MYR 15 (children). Jika berminat menghabiskan malam, cukup beli tiket one way saja. Karena tiket yang dibeli, hanya berlaku di hari pembelian saja.

Gurney Drive Hawker Centre
Selepas berpetualang mendaki bukit dengan kereta di Penang Hill, sempatkanlah mengisi perut di pusat jajanan yang terletak di pinggir pantai, Gurney Drive hawker centre namanya. Terletak tidak jauh dari pusat kota, pusat makanan serba ada ini menyediakan berbagai jenis makanan khas Penang yang memang terkenal dengan wisata kulinernya. Ingin mencoba char kwe tiauw khas Penang yang terkenal? di sini tempatnya. Siap-siap mengantri ya, karena peminat makanan ini cukup banyak. Teman saya saja harus sabar menunggu hampir 15 menit lamanya untuk menunggu giliran memesan makanan ini.


Satu lagi makanan yang harus dicoba, yakni Rojak atau Pasembur. Bermacam-macam gorengan dipotong dan disiram dengan bumbu merah manis pedas, lengkap dengan irisan timun. Yummy dan unik. Bedanya, klo char kwe tiauw tadi bisa dinikmati dengan MYR 3 saja, maka rojak ini paling tidak harus mengeluarkan MYR 6, karena harga gorengan per bijinya MYR 2. Semakin banyak gorengan yang kita mau, ya semakin mahal harganya..


Pasembur alias rojak ala Penang


Selepas makan, mari berjalan-jalan di pasar malam dadakan yang ada di sepanjang jalan dekat gurney drive hawker centre. Ada satu booth yang menjual magnet unik dengan tulisan-tulisan china yang lengkap dengan wisdomnya. Sang penjual semangat sekali menerangkan arti dari tulisan-tulisan cina yang tertera di barang dagangannya. Salah satu teman saya, akhirnya membeli satu buah magnet yang bertulisan Wo Ai Ni, atau I Love You, hahaha...

Di seberang pasar malam, terdapat jalur pedestrian sepanjang pantai yang biasa digunakan penduduk setempat untuk berbagai aktivitas. Ada pemuda yang sibuk jogging, keluarga yang mengajak anak-anaknya makan, dan tentu saja, untuk kamu pasangan-pasangan baru yang ingin menikmati suasana malam kota George Town. Berjalan-jalan sepanjang trotoar, menikmati udara pantai dan suasana malam kota yang ramai sambil bergandengan tangan dengan pasangan, terdengar menarik bukan? 




Menuju Gurney Drive Hawker Centre ini cukup naik bus Rapid Penang no 103/101/304 ongkosnya 1.4 MYR dari Komtar. Letaknya tidak jauh dari kota, jadi bilang pada supir tempat tujuan kamu, agar tidak salah turun ya, karena letaknya yang tidak searah dengan jalur tujuan bus (kita harus menyeberang, dan jalan sedikit karena gurney drive berada di belokan jalan) . Gurney Drive Hawker Centre ini terletak tidak jauh dari Gurney Plaza, dan buka sampai tengah malam.

Semilir angin siang Esplanade
Di hari berikutnya, kamu dan pasangan bisa menghabiskan waktu berjalan-jalan di kota sepanjang hari. Saya menyebutnya, a heritage walk in a heritage city. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi, adalah daerah Padang Lama. Di sini banyak terdapat bangunan-bangunan dengan gaya victoria yang wajib diabadikan.Lihat saja bangunan City Hall dan Town Hall yang cantik sekali dijadikan latar belakang foto bersama pasangan, seperti di Eropa!
Selepas berfoto, nikmatilah semilir angin siang di taman sepanjang Esplanade sambil duduk-duduk di tepi pantai bersama pasanganmu. Bertukar cerita apa saja dengan pasanganmu sembari menyantap coconut ice cream yang segar, untuk menghilangkan dahaga di tengah panasnya udara kota George Town.


City Hall - George Town

Pantai di tepi Esplanade



Kali ini saya menyarankan kamu untuk mencoba berkeliling kota dengan free shuttle bus yang disediakan pemerintah kota George Town. Ya, ini free bus, jadi tidak perlu membayar apapun. Bus ini berhenti di setiap titik pemberhentian dengan spot-spot menarik di seluruh kota. Untuk menuju City hall ini, berhentilah di titik pemberhentian no 17, di dekat dewan kota Penang. Untuk kembali ke Komtar, tunggu lagi free bus di titik pemberhentian no 18, Esplanade.

Love Chair Pinang Peranakan Mansion
Terletak di daerah Little India, Pinang Peranakan Mansion ini terkenal dengan kebudayaan khas cina peranakan yang cukup populer di Malaysia jaman dahulu. Alkisah, seorang saudagar Cina kaya raya menikah dengan perempuan Malaysia dan terlahirlah budaya Cina peranakan yang biasa disebut dengan baba-nyonya ini. Cukup membayar MYR 10, untuk berkeliling rumah ini dan mengagumi semua perabotannya yang berkelas serta sejarah rumah ini yang sudah berumur lebih dari 100 tahun lamanya. Saran saya, mintalah bantuan guide yang ada untuk lebih memahami arti dari setiap ruangan dan perabotan yang ada di rumah ini.
Satu hal yang unik di rumah ini adalah love chair yang terletak di lantai 2. Love chair ini kursi dari bahan rotan yang biasa dipakai oleh orang-orang jaman dahulu untuk berpacaran. Jika sedang berpacaran, mereka akan duduk berhadapan, bertukar cerita saling bertatapan. Namun, jika sedang bermusuhan, mereka akan duduk saling membelakangi, bercakap-cakap tanpa melihat muka pasangan.

Banyak spot foto menarik yang bisa diambil bersama pasangan kamu di tempat ini. Tapi foto yang wajib diambil, tentu saja, pose kamu dan pasangan di love chair legendaris ya, hehe.

Kalau lagi mesra, hadap-hadapan donk.. :P

lagi marahaaan...:P


Menuju ke tempat ini, bisa ditempuh dengan free bus, mintalah supir untuk menurunkan kamu di titik pemberhentian no 3, little india. Atau jika terlalu lama menunggu bus, tinggal berjalan kaki tak jauh dari titik pemberhentian no 18, Esplanade menuju jalan gereja. Cek www.pinangperanakanmansion.com.my untuk keterangan lebih jauh.

Tidak ada komentar: